Penulis: Ragil Triana Agustin, Editor: Aisyah Puan Maharani
Ramadhan adalah bulan  berkah dan pengampunan di mana umat Islam di seluruh dunia bersaing untuk mendapatkan ketaatan dan perbuatan baik yang lebih besar. Salah satu ibadah istimewa  bulan ini adalah Zakat, yang merupakan pilar utama ekonomi syariah yang berperan dalam mencapai keadilan dan kesejahteraan  umat. Zakat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada mereka yang berhak. Penerimanya adalah fakir miskin, amil zakat, mualaf, riqab (budak), gharim (orang yang berhutang), fisabilillah (pejuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal). Manfaat zakat tidak hanya dirasakan oleh mereka yang menerimanya, namun juga oleh mereka yang membayarnya. Zakat menyucikan harta dan jiwa seseorang dari keserakahan dan materialisme serta memperkuat pertimbangan sosial dan solidaritas. Zakat, di sisi lain,  membantu mendistribusikan kekayaan secara merata dan mengurangi kesenjangan sosial. Di bulan Ramadhan, umat Islam didorong untuk meningkatkan pembayaran zakat. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti:
  1. Membayar zakat fitrah yang wajib bagi setiap Muslim
  2. Menyalurkan zakat maal melalui lembaga zakat terpercaya
  3. Berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan masyarakat
Zakat mempunyai potensi besar untuk menjadi solusi  berbagai permasalahan perekonomian masyarakat. Dengan administrasi yang baik dan transparan, Zakat dapat berkontribusi dalam mencapai keadilan dan kesejahteraan bagi semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *