Moderasi beragama merupakan sebuah konsep besar tentang bagaimana ajaran agama Islam yg benar itu dijalankan oleh masyarakat Muslim Indonesia di tengah keragaman ideologi, budaya bahkan keragaman dari umat beragama.

Dengan artikulasi dan bentuknya yang bermacam-macam, kriteria demi kriteria terkait dengan Wasathiyah Islam ini mulai dibreakdown, baik oleh MUI, akademisi, aktivis dan pemuka agama tingkat lokal maupun nasional yang turut berperan membentuk karakter Islam Indonesia yang beradab dan kaya.

Tentu saja tidak juga idiom besar ini kemudian menjadi satu satunya tameng pamungkas untuk menyelesaikan ragam gesekan, konflik dan bahkan kesenjangan sosial, ekonomi dan politik.

Berbicara moderasi beragama tentu juga harus melibatkan suara perempuan. Problem kompleks terkait masalah² perempuan dan anak² ini yang seringkali terlupakan jika berbicara tentang moderasi beragama.

Perempuan punya peran yang tak kalah besar untuk menjaga, melestarikan dan juga mengusung nilai² penting moderasi dalam agama atau bahkan dalam hubungan intra-agama.

Dan tentu saja Indonesia punya potensi besar untuk menjadi bagian penting untuk menawarkan konsep sekaligus praktek dalam moderasi beragama hari ini. Tentu tanpa jumawa dan melupakan tantangan² besar lain baik dari kelompok² ekstremis, kapitalisme global yang merubah tatanan sosial, agama dan masuknya era 4.0 yg juga digadang² telah merubah bagaimana masyarakat lebih mudah melupakan tradisi dan sejarah.

Dan dari Indonesia Timur inilah konsep ini didialogkan kembali tentang bagaimana sesungguhnya masyarakat Muslim di bagian timur Indonesia memaknai, merealisasikan dan juga mengimajinasikan wacana besar tentang moderasi beragama.

~

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *