Penulis : Uly Ziadatu Afriza, Editor: Siti Sihatussalamah

Ramadha merupakan bulan yang istimewa diantara bulan yang lain, bulan yang istimewa ini ialah bulan investasi pahala, berlimpah rahmat, barakah serta pengampunan. Oleh karena itu tentu kita sebagai umat islam harus meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah serta aktivitas yang bernilai pahala. Segala ibadah akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda sesuai janji Allah SWT dan berbuatan yang dilarang oleh Allah SWT juga akan dibalas dengan dosa yang berlipat ganda pula.

Bulan ramadhan merupakan bulan yang melatih kita untuk menahan hawa nafsu, bukn hanya yang haram saja seoerti membunuh, mencuri dan sebagainya tetapi yang halal pun unutk sementara waktu dilarang seperti makan, minum dan berhubungan badan yang sudah menikah.

Dikutip dalam Muslim.or.id ada tiga fase dalam bulan suci Ramadhan

Fase Rahmat

Fase rahmat yaitu 10 hari pertama di bulan Ramadhan, fase ini berat karena kita harus mulai merubah kebiasaan kita. Dalam fase ini kita diuji tentang ketaqwaan kita dan paling banyak mendapatkan pahala.  Pada fase ini Allah SWT membuka pintu rahmat yang sebesar-besarnya bagi orang yang melakukan ibadah di 10 hari pertama bulan suci Ramadhan.

Fase Maghfiroh

Pada fase kedua ini mungkin lebih ringan karena tubuh kita sudah terbiasa dalam aktivitas puasa yang menuntut agar tidak makan dan minum. Nabi Muhamaad SAW dalam hadisnya menyampaikan fase kedua atau 10 hari kedua dalam bulan Ramadhan adalah pintu pengampunan sebagaibentuk kasih sayang Allah SWT.

Fase Itqun Minan Nar

Dikutip dari kebumenkab. Dari Salman Al-Farisi Radhiyallahu Anhu. Diceritakan bahwa Rasulullah SAW berkhutbah menjelang Ramadan, diantara isi khutbah Baginda, “Siapa saja yang memberi berbuka kepada orang yang shaum/puasa dengan seteguk susu, sebiji kurma, atau seteguk air, dan siapa yang mengenyangkan orang shaum, maka ALLAH akan memberi minum dari telaga dengan satu tegukan, yang menyebabkan tidak haus sampai masuk syurga. Inilah bulan, yang awalnya adalah Rahmah, Pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan nar (pembebasan dari api neraka). Perbanyaklah melakukan 4 hal dalam bulan Ramadan.”

Pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan merupakan penutup sedangkan amal perbuatan tergantung dari penutupnya.

Di bulan Ramadhan ini perbanyaklah beribadah kepada Allah SWT manfaatkanlah kesempatan ini untuk berdoa memphpn ampunan dari dosa-dosa yang kita buat selama ini. Jadikanlah bulan Ramadhan tahun ini dengan berbahagia. Full happy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *