Penulis: Zulfia Nur Fariha, Editor: Aisyah Puan Maharani


Memasuki bulan ramadhan ini harga beras teus melonjak naik, tingginya harga beras yang merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Hal ini, dapat berdampak pada sosial ekonomi masyarakat, terutama pada kelompok masyarakat rentan.Kenaikan harga beras dapat memiliki dampak sosial ekonomi yang serius terutama pada kelompok masyarakat rentan, Beberapa dampak diantaranya adalah peningkatan biaya hidup, mengakibatkan kelaparan dan malnutrisi, dan menimbulkan ketidakstabilan sosial. Kenaikan harga beras ini, tidak membawa kesejahteraan kepada petani sebagai produsen karena rendahnya harga gabah dan semakin menyusahkan rakyat sebagai konsumen.


Ini disebabkan  perubahan iklim,perubahan cuaca sehingga gagal panen, dalam hal ini berupa kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah yang tentu memberikan dampak pada pertanian, yakni bergesernya musim tanam hingga panen produksi berkurang sehingga harganya naik.dengan adanya ini pemerintah harus segera mengatasi masalah ini seperti Seperti penggunaan teknologi modern dan praktik pertanian yang lebih efisien, dapat meningkatkan kualitas, dan mengurangi kerentanan terhadap faktor-faktor alam sehingga akan diperoleh varian padi yang unggul dan mengurangi risiko gagal panen,kemudian perlunya pengelolaan cadangan beras yang baik untuk digunakan pada situasi darurat saat pasokan berkurang, membangun kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk pemasok, distributor, dan pemerintah. Ini dapat membantu dalam akses terhadap informasi pasar yang lebih baik, kolaborasi dalam manajemen risiko, dan mengkoordinasikan respons terhadap fluktuasi harga. Dengan melakukan strategi manajemen resiko tersebut pemerintah dapat mengurangi dampak negatif dari lonjakan harga beras yang tidak terduga.


Mengingat bulan ramadhan ini umat muslim akan mengeluarakan Zakat Fitrah dimana Zakat fitrah diberikan dalam bentuk makanan pokok, seperti beras, gandum, kurma, atau barang lainnya yang menjadi makanan pokok di masyarakat setempat. Harga beras yang melonjak dapat menjadi suatu tantangan bagi umat Islam dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah. Lonjakan harga beras dapat menjadi momen di mana solidaritas sosial dalam masyarakat menjadi sangat penting. Umat Islam yang mampu diminta untuk membantu sesama yang membutuhkan dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan bantuan kepada mereka yang kesulitan memenuhi kewajiban zakat fitrah akibat lonjakan harga beras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *