Penulis: Nisrina Alifatu Zahra, Editor: Aisyah Puan Maharani


Sejak tanggal 2 Maret 2020 pertama kali kasus Covid menyebar di wilayah  Indonesia,  kasus  infeksi  Covid-19  di  tanah  air  terus menyebar  dan  meluas  hingga  hari  ini.  Berbagai  upaya  untuk membatasi dan memutus  rantai persebaran  virus telah  dilakukan pemerintah  seperti  menjaga  jarak,  menghindari  kerumunan, memakai masker, dan cuci tangan. Sejak itu sampai hari ini semua orang harus tetap menaati aturan pemerintah di  tengah pandemi virus corona ini (Paisal, 2020).


Bulan  suci  Ramadhan  datang  di  kala  dunia  sedang menghadapi  pandemi  virus  corona.  Kebiasaan  dan  budaya menyambut  bulan  puasa di  berbagai  negara  pun terpaksa  tidak dilakukan  demi  memutus  rantai  penyebaran  Covid-19,  situasi Ramadhan  sejak tahun 2020  sangat berbeda di  banding dengan tahun  sebelumnya,  Meski  begitu  jaga  jarak  tidak  menjadi penghalang  untuk menjalin  silaturahmi  dengan  sesama  umat Muslim  dalam  menyambut  bulan  Ramadhan,  Di  tengah  situasi pandemi virus corona, masyarakat diimbau untuk banyak berdiamdiri di rumah dan agar menghindari kerumunan orang banyak di          satu tempat. Mereka juga disarankan makan sahur dan buka puasa di  rumah  masing-masing  bersama  keluarga.  Meskipun  pandemi masih berjalan, umat Islam harus tetap menjaga kesehatan badan dan  pikiran  agar  khusyuk  menjalankan  ibadah  puasa.  Puasa  di bulan suci Ramadhan  hanya dilakukan selama satu tahun  sekali. Walaupun Ramadhan tahun 2020 dan tahun ini di warnai dengan situasi  pandemi  Covid-19,  namun  kegembiraan  dan  semangat untuk menyambutnya tak boleh surut (Marfin et al., 2020). Umat muslim harus tetap meningkatkan keimanan  dan memperbanyak ritual  ibadah  yang  bisa  dilakukan  walaupun  hanya  di  rumah. Seperti tadarus Al-Qur’an, qiyamul lail, atau shalat tarawih. Warga diminta tetap mengikuti protokol kesehatan. Wajib menggunakan masker,  mencuci  tangan  sebelum  dan  sesudah  beraktivitas. Kemudian mematuhi dan menjalankan aneka imbauan pemerintah.


Umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia sudah memasuki bulan Ramadhan mulai Selasa, 13 April 2021. Namun, menjalani  ibadah  puasa  kali  ini  dirasa  sangat  berbeda  karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19 ini. Meskipun pandemi masih berjalan, umat Islam harus tetap menjaga kesehatan badan dan pikiran agar khusyuk  menjalankan ibadah  puasa. Selain  itu, sejumlah  tradisi  dan  kebiasaan  yang  biasa  dilakukan  di  bulan puasa  tidak  bisa  kita  jalani  dan  harus  mematuhi  protokol kesehatan. Seperti buka puasa bersama, sholat tarawih di masjid, ziarah  ke makam  anggota keluarga,  berkunjung ke luar  kota ke rumah Nenek dan kerabat, berburu takjil, dan masih banyak lagi.


Pandemi  Covid-19  tidak menyurutkan niat dan semangat untuk berpuasa Ramadhan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan. Melonjaknya angka yang tepapar virus corona memang bukan hanya karena masifnya virus menyebar dalam jangka waktu lebih setahun ini, tetapi gencarnya tes corona dengan berbagai teknologi medis sehingga  menghasil positivity  rate  yang  tinggi.  Hal  itu  diimbangi  dengan meningkatnya kesadaran warga dalam menaati protokol kesehatan (prokes) dan percepatan vaksinasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *