Penulis: Refi Mariska, Editor: Aisyah Puan Maharani
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan berkah, rahmat, dan ampunan. Di bulan ini, umat Muslim di seluruh dunia berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari sebagai ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT. Namun, puasa hanya salah satu dari banyak ibadah yang dianjurkan dilakukan selama bulan Ramadhan. Salah satu amal ibadah yang memiliki keistimewaan tersendiri adalah infaq dan sedekah. Secara umum, infaq mengacu pada suatu bentuk amal yang berupa pemberian harta atau benda yang dimiliki, sedangkan sedekah tidak hanya pemberian dalam bentuk harta, namun bisa juga dalam bentuk tenaga atau ilmu. Di bulan Ramadhan, sedekah dan infaq memiliki keistimewaan dan keajaiban tersendiri. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Zaid bin Khalid Al-Juhani RA. مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192, Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih). Dari hadits tersebut, kita dapat memahami bahwa memberikan bantuan kepada orang yang berpuasa, baik itu dalam bentuk makanan atau yang lainnya, akan mendapatkan pahala yang besar di bulan Ramadhan. Ini menjadi salah satu alasan mengapa berbagi makanan berbuka puasa atau sahur kepada yang membutuhkan menjadi amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Selain itu, banyak juga program-program amal yang diadakan di bulan Ramadhan, contohnya program yang diadakan oleh BAZNAS RI yakni meliputi Hidangan Berkah Ramadhan, Pendidikan Kesehatan di Pesantren Seluruh Indonesia, Bedah Musholla, Hidangan Iftar Untuk Palestina, Ramadhan Bersama Disabilitas, Pos Siaga Mudik, Layanan Kesehatan Posko Mudik, dan lain sebagainya. Berpartisipasi dalam program-program ini juga merupakan bentuk infaq dan sedekah yang sangat dianjurkan di bulan yang penuh berkah ini. Selain mendatangkan pahala, infaq dan sedekah juga memiliki kekuatan untuk membersihkan hati dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama. Dengan memberikan kepada yang membutuhkan, kita tidak hanya membantu mereka secara materi, tetapi juga memberikan mereka harapan dan kebahagiaan. Kebersamaan dalam berbagi juga dapat menguatkan ikatan sosial antara sesama umat manusia. Sebagai kesimpulan, bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan amal ibadah, termasuk infaq dan sedekah. Melalui berbagai bentuk sedekah dan infaq, kita tidak hanya mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan kedamaian di masyarakat. Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya untuk berbagi berkah kepada sesama umat manusia. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan menjadikan kita hamba yang lebih bertaqwa dan penuh kasih sayang. Amin.
One thought on “Berbagi Berkah Ramadhan: Keajaiban Sedekah dan Infaq di Bulan Penuh Berkah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *