okok
Tradisi ziarah kubur bagi masyarakat pesantren bukanlah hanya tentang bertawassul atau mendoakan ahli maqbarah. tetapi juga membincangkan pengalaman dan cerita hidup sang pendahulu.
Berziarah adalah momen refleksi, mengambil pelajaran dari semangat mengaji, semangat berdakwah hingga semangat membela tanah air para almagfurlah auliya dan para kiyai yang telah mendahului kita.
Ziarah kubur wali, ulama’, orang-orang sholeh atau orang yang mati syahid tiap awal tahun hukumnya sunnah karena mengikuti Rosululloh Shollallohu Alaihi Wassalam (Ittiba’).
Syaikh Al-Waqidi berkata bahwa Rosululloh Shollallohu Alaihi Wassalam menziarahi para sahabat yang mati syahid di Uhud setiap tahun. Ketika telah berada di lereng bukit Uhud Rosululloh bersabda dengan mengeraskan suaranya: “Assalamualaikum Bima Shobartum Fani’ma Uqbad Dar”.
السلام عليكم بما صبرتم فنعم عقبى الدار
Begitu juga dengan Sayyidina Abu Bakar, Sayyidina Umar bin Khottob dan dilanjutkan oleh Sayyidina Ustman bin Affan.

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *